* JAGALAH SPORTIFITAS DIMANA BUMI DIPIJAK DI SITU LANGIT KITA JUNJUNG LOYALITAS TANPA BATAS

Sejarah Club ZHEMA Kebumen

Dalam Perlombaan Club Basket Mandasportcenter lebih dikenal dengan CLUB ZHEMA. Event atau lomba-lomba cabang bola basket [...]

Taktik dan Strategi Bola Basket

Dalam seluruh bentuk olahraga sering kita jumpai orang membicarakan masalah TAKTIK DAN STRATEGI . Inti dari penggunaan taktik dan strategi [...]

Cara Bermain Bola Basket ...

Untuk pemula sebaiknya pertama-tama berlatih dribble menggunakan tangan kanan setelah mahir bisa berlatih menggunakan tangan kiri [...]

Teknik Dasar Bola Basket

Ada beberapa teknik dasar dalam olahraga bola basket yakni: passing dan catching,dribbling, shooting, pivot, jump stop,dan rebound [...]

Teknik Dasar Bola Voli

Setiap Pemain Bola voli harus menguasi teknik dasar bola voli. Penguasaan teknik tersebut harus dilakukan dengan latihan terus menerus [...]

PENGUKURAN DENYUT JANTUNG

PENGUKURAN FREKUENSI DENYUT JANTUNG PADA ARTERI RADIALIS
A. Dasar Teori
Jantung mempunyai pusat automasi sehingga untuk beberapa waktu dapat berdenyut meskipun sudah dilepaskan/ dipisahkan dengan badan. Denyut jantung tidak dapat dipengaruhi oleh kehendak tetapi dipengaruhi oleh syaraf autonom namun demikian denyut jantung dapat dipengaruhi oleh : suhu,
bahan kimia, obat – obatan, emosi, dan latihan. Denyut jantung dapat memberikan informasi kepada kita bahwa seseorang tersebut terlatih, emosi, atau sedang dalam keadaan sakit atau sedang dalam latihan. Dalam dunia olahraga denyut jantung sering juga dipakai sebagai parameter untuk intensitas latihan. Alasan ini karena ditemukan korelasi yang linier antara denyut jantung pada satu sisi dengan intensitas latihan.
B. Tujuan Percobaan
Agar mahasiswa terampil menghitung denyut jantung dan untuk memahami bahwa jantung berdenyut dipengaruhi oleh syaraf autonom.
C. Alat – alat
1. Stopwatch
2. Alat Tulis
D. Cara Kerja
1. Menyiapkan peralatan yang akan digunakan.
2. Mengitung denyut nadi orang coba pada bagian pergelangan tangan, sisi kiri dada, di daerah terletaknya jantung dan di samping tenggorokan.
3. Menghitung denyut nadi di arteri radialis dengan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk meraba.
4. Mengukur denyut nadi dengan berbagai posisi yaitu :
a. Berbaring
b. Duduk
c. Berdiri
d. Berbaring dengan air dingin di atas dada
e. Berbaring dengan air hangat di atas dada
f. Setelah berlari di tempat selama satu menit
Dengan waktu satu menit, 30 detik, dan 15 detik.
E. Hasil Pengamatan
Pengukuran Frekuensi Denyut Jantung Pada Arteri Radialis
Golongan : II
Nama Praktikan : Kurwinda Kristi
No. Mhs. : 09604221010
Jenis Kelamin : Perempuan
Tanggal Praktikum : 12 Maret 2010
Jam : 13.30 WIB
Nama orang coba : Muhammad Kharis
Umur : 19 tahun
Jenis Kelamin : Laki – laki
Tinggi badan : 170cm
Berat Badan : 58kg
60 detik 30 detik x 2 15 detik x 4
1. Denyut jantung berbaring 71/ menit 70/ menit 64/ menit
2. Denyut jantung duduk 73/ menit 72/ menit 72/ menit
3. Denyut jantung berdiri 78/ menit 78/ menit 76/ menit
4. Denyut jantung berbaring dada 69/ menit 70/ menit 68/ menit
ditaruh air dingin
5. Denyut jantung berbaring dada 73/ menit 70/ menit 72/ menit
Ditaruh air panas
6. Denyut jantung setelah berlari 83/ menit 82/ menit 84/ menit
ditempat setelah satu menit
F. Hasil diskusi/ Pembahasan
Berdasarkan hasil percobaan kepada probandus diperoleh kesimpulan bahwa pada saat berlari, denyut jantung lebih cepat dibanding posisi berdiri. Dan posisi berdiri lebih cepat denyut jantungnya dibanding posisi berbaring. Karena pada saat berlari diperlukan banyak oksigen sehingga jantung lebih cepat dalam memompa darahnya sehingga denyutnya menjadi semakin cepat. Hal ini juga berkaitan dengan posisi aliran darah yang dipengaruhi gravitasi bumi.