* JAGALAH SPORTIFITAS DIMANA BUMI DIPIJAK DI SITU LANGIT KITA JUNJUNG LOYALITAS TANPA BATAS

Sejarah Club ZHEMA Kebumen

Dalam Perlombaan Club Basket Mandasportcenter lebih dikenal dengan CLUB ZHEMA. Event atau lomba-lomba cabang bola basket [...]

Taktik dan Strategi Bola Basket

Dalam seluruh bentuk olahraga sering kita jumpai orang membicarakan masalah TAKTIK DAN STRATEGI . Inti dari penggunaan taktik dan strategi [...]

Cara Bermain Bola Basket ...

Untuk pemula sebaiknya pertama-tama berlatih dribble menggunakan tangan kanan setelah mahir bisa berlatih menggunakan tangan kiri [...]

Teknik Dasar Bola Basket

Ada beberapa teknik dasar dalam olahraga bola basket yakni: passing dan catching,dribbling, shooting, pivot, jump stop,dan rebound [...]

Teknik Dasar Bola Voli

Setiap Pemain Bola voli harus menguasi teknik dasar bola voli. Penguasaan teknik tersebut harus dilakukan dengan latihan terus menerus [...]

FLEX OFFENSE TIPE 1

1) Flex offense dalam bola basket merupakan salah satu pola yang bersifat continuity offense. Pola ini menggunakan back screen, down screen, dan flex cut untuk menciptakan kesempatan mencetak angka.

Flex offense yang digambarkan di artikel ini merupakan bentuk flex offense yang paling dasar. Untuk menjalankan pola ini, para pemain harus memperhatikan jarak antar pemain dan timing saat melakukan pass. Selain itu, mereka juga harus menguasai dengan benar cara melakukan screen dengan benar.


Gambar pertama menunjukkan set posisi flex offense dan pergerakan dimulai setelah salah satu guard melakukan pass ke guard lainnya (O1 ke O2 atau sebaliknya).

Ketika terjadi pass antar guard, pemain yang berada di corner jauh dari bola (dalam hal ini O3) melakukan flex cut setelah menerima back screen dari pemain yang ada di short corner (O5). Timing yang tepat untuk melakukan flex cut adalah saat bola meninggalkan tangan O1.
2) Opsi 1:
O2 dapat melakukan pass ke O3 untuk mendapatkan kesempatan shooting dari jarak yang dekat. Jika tidak memungkinkan untuk melakukan pass, O3 segera keluar dari area three-second menuju ke short corner.
 
3) Kemudian O1 melakukan down screen untuk O5.


 
4) Opsi 2:
Dengan memanfaatkan down screen, pemain O5 cut ke elbow dan bersiap menerima pass dari O2 dan diteruskan dengan jump shot. Setelah melakukan screen, O1 bergerak keluar menuju corner (setelah melakukan down screen setiap pemain yang bergerak ke corner).
 
5) Jika pass ke O5 tidak memungkinkan, maka O5 keluar menempati posisi guard untuk menerima pass dari O2.

Perhatikan, Gambar 5 merupakan kebalikan dari Gambar 1, hal ini menunjukkan bahwa pola ini dapat diulang-ulang dari dua sisi lapangan.

Ingat, kesabaran adalah kunci utama menjalankan continuity offense.

Untuk tim dengan pemain muda, strategi ini bisa digunakan dalam latihan sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan melakukan screen dengan benar, pass, dan yang paling penting, pergerakan tanpa bola.